JD.id Paylater Nggak Bisa Dipakai, Kenapa Ya?

Kelebihan dan Kekurangan Belanja di Jd id | Lancang Kuning

Berbagai e-commerce besar, kini sudah memiliki metode pembayaran paylater untuk penggunanya. Dengan menggandeng berbagai perusahaan fintech populer, salah satunya Kredivo, kini pelanggan e-commerce bisa dengan mudah berbelanja dengan bayar nanti atau cicilan tanpa harus punya kartu kredit. Termasuk di JD.ID, e-commerce yang terkenal dengan slogan “Dijamin Ori”-nya. 

 

Syarat dan ketentuan paylater yang mudah, adalah poin penting utama yang membuat layanan ini diminati banyak orang. Tapi, meski begitu, banyak kendala yang mungkin kerap dialami pengguna ketika ingin menggunakan paylater di JD.ID. Misalnya, JD.ID paylater tidak bisa digunakan. Transaksi error, gagal, dan sejenisnya. Dan penyebabnya biasanya juga berbeda-beda, tergantung permasalahan yang dialami. 

 

Apakah kamu salah satu yang mengalaminya?

 

Jika ya, nggak perlu khawatir. Kamu bisa cek 5 penyebab utama berikut ini ketika JD.ID paylater tidak bisa digunakan. 

 

Periksa versi aplikasi JD.id yang kamu gunakan

 

Kadang-kadang, transaksi yang tidak bisa dilakukan terjadi karena perangkat yang digunakan sudah usang. Seperti e-commerce lainnya, JD.ID memiliki platform aplikasi yang bisa diunduh pengguna di Google Play Store atau App Store. Aplikasi ini tentu diperbarui dalam periode tertentu, sehingga pengguna perlu mengupdate aplikasi ke versi terbaru agar bisa menikmati pembaruan yang dilakukan di aplikasi JD.ID. 

 

Mengupdate aplikasi ke versi terbaru mungkin bukanlah hal penting yang rutin atau rajin dilakukan orang. Kalau nggak terpaksa banget, atau update otomatis menggunakan WiFi, kita semua kemungkinan besar tidak mengupdate aplikasi apa pun yang ada di HP kita. Kita cenderung baru mengetahui aplikasi sudah usang ketika ingin menggunakannya, tetapi tidak bisa dan terpaksa harus diupdate ke versi terbaru. 

 

Nah, jika JD.ID paylatermu tidak muncul opsinya atau tidak bisa digunakan, cobalah periksa apakah kamu sudah menggunakan aplikasi ke versi terbaru? Jika belum dan kamu bertransaksi via app, segera lakukan update dan coba ulangi kembali transaksi. 

 

Sudah punya akun paylater?

 

Hal krusial kedua yang penting untuk diketahui adalah kamu perlu eligible atau memiliki akun paylater terlebih dahulu sebelum bertransaksi. Eligible yang dimaksud di sini adalah artinya kamu diberikan opsi atau penawaran untuk bisa menikmati layanan paylater. Opsi ini biasanya tersedia pada laman detail akun pengguna di e-commerce. Biasanya juga, pengguna yang sering bertransaksi dan aktif, baru bisa menikmati layanan-layanan unggulan yang diberikan e-commerce. 

 

Selain daftar lewat e-commerce, kamu bisa daftar langsung ke layanan paylaternya. Contohnya, JD.ID bermitra dengan Kredivo dalam hal pembayaran dengan paylater. Ini artinya, kamu bisa mengunduh aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store untuk melakukan pendaftaran sebagai pengguna Kredivo. 

 

Ketika sudah memiliki akun dan mendapat limit Kredivo, maka otomatis, kamu bisa langsung bertransaksi di JD.ID dan merchant rekanan Kredivo lainnya dengan mudah. 

 

Untuk daftar Kredivo, hanya ada 3 syarat yang harus dipenuhi, yaitu: 

 

  1. WNI dengan rentang usia 18-60 tahun. 
  2. Telah memiliki penghasilan tetap minimal sebesar Rp 3 juta per bulan. 
  3. Berdomisil di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, Kediri, Tasikmalaya, Tegal, Bandar Lampung, Banjarmasin, dan Pontianak.

 

Kredivo dapat memberikan limit maksimal sampai Rp 30 juta, khususnya bagi akun Premium. Terdapat 3 fasilitas kredit utama yang bisa kamu gunakan di Kredivo yaitu: beli dan bayar nanti dalam 30 hari dengan bunga 0%, cicilan 0% untuk tenor 3 bulan, cicilan s.d 12 bulan dengan bunga 2,6% per bulan, hingga pinjaman tunai. 

 

Periksa status akun atau status transaksimu

 

Kalau kamu sudah punya akun paylater dan pakai aplikasi versi terbaru, tapi transaksi nggak bisa dilakukan juga, cobalah memeriksa status transaksimu yang lainnya. Sebab, bisa jadi, ada transaksi yang terlewat dibayarkan hingga jatuh tempo. Ini membuat akunmu freeze atau ditangguhkan sehingga tidak bisa melakukan transaksi. 

 

Penting untuk diingat bahwa paylater sama dengan alat pembayaran kredit lainnya. Penggunaannya hanya sebatas alat bantu yang mempermudah pembayaran. Ini berarti penggunaan paylater perlu dilakukan dengan bijak dan sesuai dengan kemampuan keuangan kita sendiri supaya tidak membebani. 

 

Sistem error atau internet kurang stabil

 

Masalah klasik yang juga bisa menjadi penyebab transaksi gagal adalah sistem yang error atau internet kurang stabil ketika melakukan transaksi. Alhasil, sistem gagal menghubungkan e-commerce dengan paylater, sehingga transaksi error atau perlu diulangi. Untuk masalah ini, biasanya kamu akan menerima notifikasi jika internet kurang lancar atau terjadi error pada sistem. 

 

Toko tidak membuka opsi pembayaran dengan paylater

 

Terakhir, ada kemungkinan toko atau seller yang kamu pilih di JD.ID tidak membuka opsi pembayaran dengan menggunakan paylater. Sehingga, saat kamu checkout pembayaran, tidak ada opsi pembayaran dengan paylater yang tersedia. Di beberapa e-commerce, opsi ini disediakan khusus untuk seller untuk menunjang penjualan. Oleh karena itu, sebelum bertransaksi, cek lagi ya metode pembayaran apa saja yang tersedia saat kamu membeli di sebuah seller. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.