5 Hal Untuk Mengajarkan Anak Tentang Pendidikan Seks

Hasil gambar untuk 5 Alasan Kenapa Anak Perlu Pendidikan Seks


Sering sekali anda mendengar permasalahan pelecehan seksual terhadap anak terjadi malah di lingkungan terdekat. Banyak pelaku ialah orang dekat, laksana orang tua, saudara, tetangga, rekan bermain anak, guru dan lain-lain. Fenomena laksana ini seharusnya menjadi perhatian untuk kita semua, khususnya orang tua. Sebagai pelindung utama, maka menjadi keharusan orang tua guna menghindarkan dan melindungi anak dari kekerasan seksual. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menyerahkan pendidikan seks sedini mungkin.

Pendidikan seks yang dimaksud ialah pendidikan seks guna anak umur dini mencakup mengenali anggota tubuh dan fungsinya, mengetahui tentang berharganya tubuh mereka sendiri dan memahami serta dapat mengayomi anggota tubuhnya dari bisa jadi ancaman kekerasan seksual. Pendidikan seks secara dini dapat dilaksanakan orang tua dengan melakukan sejumlah hal sebagai berikut:

Pertama, memaksimalkan dan mengefektifkan masa-masa kebersamaan dengan permainan memprediksi nama anggota tubuh dan fungsinya. Permainan ini dapat dilakukan langsung dengan tebak-tebakan antara orangtua dan anak, guru memberi tebakan dan anak mengindikasikan anggota badan dan fungsinya, dapat juga ditolong dengan perangkat peraga, laksana gambar atau boneka.

Kedua, manfaatkan pekerjaan merawat anak umur dini sebagai momentum belajar yang efektif. Saat memandikan kita dapat mengenalkan anggota badan anak, ketika menemani di toilet kita dapat mengenalkan perangkat kelamin serta teknik menjaganya dan beda sebagainya.

Ketiga, andai anak sakit kita dapat gunakan waktu itu sebagai momen untuk menyerahkan pengetahuan tentang teknik merawat tubuh dan menghindarkannya dari penyakit.

Keempat, ajak anak menyaksikan video pendidikan tentang pengenalan seks dan pencegahannya. Banyak video laksana itu dapat kita dapatkan di YouTube. Unduh video dan ajak anak nonton bareng dengan pendampingan.

Kelima, beritahu anak bahwa mereka mempunyai hak sepenuhnya atas diri mereka dan mereka wajib mengayomi tubuh mereka yang berharga dari sentuhan orang lain, kecuali orang tua dan tenaga medis. Hal ini dapat dilakukan ketika meninabobokan anak, mendampingi makan, mendampingi mandi, ketika anak sakit dan pada momen lain ketika anak sedang dekat daan akrab dengan orang tua..

Demikianlah lima urusan yang orang tua dapat lakukan di lokasi tinggal untuk menyerahkan pendidikan seks pada anak umur dini. Dengan pengetahuan seks semenjak dini diinginkan anak dapat memahami dirinya, memfungsikan anggota tubuhnya sendiri dengan baik dan dapat melindungi diri dari tindak kekerasan dan pelecehan seksual

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *